Abah semakin keliru

23 April - Abah semakin tiada kederat, semakin tua, semakin celaru, emosi yang memang tak pernah Abah tunjuk namun semangat Abah memang tak pernah berubah tapi terkadang bicara Abah sangat membuat Mak terasa hati apatah lagi dengan diri Mak yang pun tak kurang dengan tak sihat, sakit sini sana bila mana usia mak pun bakal masuk 81 tahun.  Abah akan berusia 91 tahun bulan June akan datang nampak sangat lemah dan setiap ayat yang keluar sukar difahami.  Mak pulak semakin agak tertekan dan kelam kabut bila Abah semakin mengadu tidak selesa, sakit pinggang dan tak keruan

Alhamdulillah..rutin menjaga Abah dan Mak setiap malam berselang seli dengan adik beradik yang 8 orang tidak berubah sejak dari tahun lepas dan semoga kami terus tabah begitu juga untuk Mak semoga terus diberikan ketabahan fizikal dan jiwa dengan hari² mendatang dan bersedia dengan sebarang kemungkinan.

Ya Allah! ampunilah aku, kedua ibu bapaku dan kasihanilah keduanya sebagaimana mereka mengasihaniku sejak kecil

Semangat bekas perajurit zaman British ni tetap ada pada Abah walau dalam keadaan agak uzur

-----------
Pesanan buat para anak² yang masih punya abah dan mak atau apa saja panggilan kita buat kedua orangtua kita

c&p dari grup family

Anakku…

Memang ayah tak mengandungmu...
Tapi,
Darahnya mengalir di darahmu. Darinya kau diwarisi namanya, kedermawanan & kerendahan hati.

Memang ayah tak melahirkanmu...
Tapi,
Suaranya-lah yang pertama mengantarkanmu pada Allah ketika kau lahir.

Memang ayah tak menyusuimu...
Tapi,
Dari keringatnyalah setiap suapan yang menjadi air susumu.

Ayah memang tak menjagaimu setiap saat...
Tapi,
Tahukah kau dalam do’anya tak pernah terlupa namamu disebutnya.

Tangisan ayah mungkin tak pernah kau dengar...
Kerana,
Dia ingin terlihat kuat agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika merasa tak selesa.

Pelukan ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat ibu...
Kerana,
Cintaannya dia takut tak sanggup melepaskanmu.

Ayah mu ingin kau kuatkan semangat agar ketika kami tiada kau sanggup menghadapi semua sendiri.

Ibu hanya ingin kau tahu...

Bahawa,
Cinta ayah kepadamu sama besarnya seperti cinta ibu.

Anakku dari dirinya juga terdapat syurga bagimu.

Maka, hormati dan sayangi ayahmu. Kerana, ibu adalah tulang rusuknya.

Jauh dilubuk hatinya dia hanya ingin mampu membanggakan mu di mata Allah, menjadi penolong di Padang Mahsyar serta menjadi hijab dari api neraka. Berbahagialah yang masih punya ibu & Ayah.

Dan Dia Pun Berdoa "Ya Tuhanku, Tugasku Telah Selesai Dgn Baik.
Bahagiakan lah Putera Puteri Kecilku Yg Manis Bersama Pasangannya".

Setelah Itu Ayah Hanya Akan Menunggu Kedatangan Kita Bersama Cucu-cucunya Yg Sesekali Dtg Untuk Menjenguk... Dengan Rambut Yg Memutih Dan Badan Yang Tidak Kuat Untuk Menjaga Kita.

Itulah Pengorbanan Seorang Ayah... Apakah Kita Masih Belum Sedar? Masih memandang Kemarahan Ayah Itu Alasan Untuk Kita Benci Dia?

Percayalah... Dia Orang Yang Paling Rindukan Kita Walaupun Kerinduan Ayah Terhadap Kita Mungkin Melebihi Kerinduan Ibu Dekat Kita... Kita Cium Pipi Ibu, Ayah Hanya Tersenyum Melihat...

Tahukah Kita Yang Kita Telah Berlaku Tidak Adil Terhadap Ayah? Apakah Ayah Tak Layak Mendapat Ciuman Sama Yang Kita Berikan Dekat Ibu? Kamu Lupa Masa Kamu Kecil, Ayah Mendukung Kamu Dan Mencium Kamu??

JANGAN MENANGIS SELEPAS MEMBACA KISAH INI, besarnya pengorbanan seorang ayah tidak dapat dibalas dengan dengan wang dan ucapan kata² , cukup dengan menghargainya...

Image result for doa buat ibu bapa
Share on Google Plus

About Fuzy Hamid

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

terima kasih atas kunjungan dan komen, sungguh sangat dihargai! kalau ada kesempatan saya akan balas, InsyaAllah

komen baik-baik tau!

Thanks for the visit, appreciate your positive comments!